CROSSOVER : STREET DAN PRO

20080504-and1_hk_chi2Sore itu tepatnya pukul 15.00 WIB, saya melihat tayangan melalui DVD player, suatu film dokumenter yang menayangkan berbagai macam gerakan bolabasket yang disebut ankle breaker. Para pemain melakukan gerakan-gerakan yang indah sekaligus “mematikan”, gerakan hesitation yang tiba-tiba dilanjutkan dengan crossover yang cepat , stop and breath lalu lay-up, semua sangat menakjubkan, tak heran jika ada yang mengatakan don’t blink dot com, dan gerakan tersebut membuat defender terjatuh, lalu dari gerakan ini pun mulai membuat saya merenung.

Telah banyak tayangan-tayangan yang saya lihat mulai dari AND 1 Mixtape Vol.1-9 era Rafer Alston a.k.a “ Skip to my lou “, Philip Champion a.k.a “ Hot Sauce ”, sampai Professor, NBA era Michael “ Air “ Jordan, Allen “ Answer” Iverson, Carlos Arroyo, Emanuel ginobili, Nash dan lain sebagainya, mereka semua mempunyai skill di atas rata-rata, gerakan yang indah dan cepat, terkadang juga timbul pertanyaan dalam diri saya “ apakah mereka manusia?” dan jawaban yang dapat saya peroleh pasti “mereka manusia”, tapi darimana mereka berasal ? dan jawaban yang banyak saya temui adalah mereka berasal dari Negara yang olahraga nomor satu disana adalah bolabasket, bagaimanakah bolabasket disana ? lagi-lagi jawaban yang saya peroleh adalah basketball everyday, dimana-mana lapangan basket itu selalu ada, mulai di jalanan yang identik dengan streetball, dilapangan outdoor yang tertata rapi, disekolah, dirumah, elementary school, junior high school, senior high school, university dengan NCAA-nya, NBA, sampai ada liga dibawah NBA dan itupun masih berjalan, are you kidding me?! Itu ungkapan yang pertama kali saya ucapkan setelah selesai mendengar, melihat, dan membaca bukti nyata tersebut.

Dari Streetball sampai basketball-pro semua berkembang, berkompetisi dengan positif, semua punya industri, punya pasar, this is basketball culture, ya! Bolabasket menjadi kebudayaan, menjadi lifestyle. Pemain NBA terjun ke streetball tak ada masalah dan mereka main dengan mengikuti aturan streetball, pemain streetball terjun ke NBA juga tak ada masalah bahkan mereka sukses menggabungkan style streetball dan regular atau yang dikenal dengan istilah basketball-pro menjadi magnet NBA, pemain basket seperti punya dua dunia, mereka saya sebut sebagai court-amphibia, dapat hidup di streetball dan basketball-pro, dapat bermain streetball dan basketball-pro, “ Streetball is my job” itu yang diucapkan Hotsauce, “ Setelah di NBA perekonomian saya berubah….” Kata Mc Grady.Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa bermain streetball ataupun basketball-pro itu menjanjikan dan tentu saja memiliki menejemen sehingga tim maupun player dibawah naungan kedua “dunia” itu merasa comfort.

Streetball dengan “play it by your own rules”, tetap hidup dan tumbuh subur di amerika dengan segala macam culture-play-nya, mulai trash-talk, crossover, ankle breaker, sleep and slide, boomerang, stop and breath, dunk, high loop, alleyoops dan lain sebagainya sampai yang negatif untuk (maaf ) berjudi. Basketball-pro dengan ciri mematuhi rules, dan tak jarang pula kita lihat ada pemain di NBA yang memakai gerakan streetball seperti yang telah disebutkan tetapi tidak untuk beberapa gerakan yang tentu saja tidak dapat digunakan di pro karena perbedaan rules. Streetball dan Pro hidup berdampingan, berkompetisi mulai dari player sampai industri, tak mempermasalahkan perbedaan seakan no problem asalkan bolabasket dapat berkembang dan tidak mati, hidup yang keras, dan kerja keras, menjadi bahan motivasi.

Ada satu gerakan yang paling saya suka dalam bolabasket, apabila saya melihat seseorang melakukannya maka hal itu membuat saya merinding dan jantung saya berdebar, karena gerakan itu seperti sebuah tantangan, gerakan itu adalah crossover. Crossover adalah dribel untuk mengubah arah dengan cepat, change-direction, mengecoh lawan. Crossover jika dalam hidup dapat juga saya diartikan sebagai perubahan, setiap orang pasti ingin perubahan menuju yang lebih baik, kita semua khususnya insan basket pasti juga menginginkan adanya crossover dalam dunia basket di Surabaya, geliat pesta basket mulai bergerak, Streetball dan pro mulai meng-interfensi dalam denyut nadi basket dikota kita tercinta ini, mulailah basket culture, jadikan Surabaya sebagai kota basket, giatkan perbolabasketan Surabaya, jangan malu berkreasi, dan yang lain jangan mengolok jika muncul jenis basket yang baru dari buah pikiran sekelompok pemuda yang jenius dan ingin mempertahankan eksistensi bolabasket tetapi dengan cara yang lain, dukunglah, yang penting basket tetap ada, jangan selalu melihat keburukan atau kejelekan dari buah pikiran yang baru dari jenis permainan bolabasket apapun, karena mereka sedang berusaha menciptakan, nikmatilah permainan bolabasket apapun bentuknya, karena mereka juga BOLABASKET, street ataupun pro semua adalah SATU, dan kerja keras adalah kunci untuk mewujudkan semua impian, bolabasket Surabaya, RESPECT!!.

Leave a Reply